Senin, 25 Mei 2020

Menko Luhut Sebut Amerika Serikat Tertarik Relokasi Pabrik Ke Indonesia

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan bahwa banyak negara yang melirik Indonesia sebagai lokasi dari relokasi pabrik perusahaan mereka. Saat ini Indonesia menempati urutan keempat dari negara yang ada di dunia.

"Sekarang kita kan nomor 4 di dunia untuk tujuan investasi," kata Luhut.

Singapura menjadi tujuan investasi nomor 1 di dunia saat ini. Walaupun begitu, Luhut tidak mengkhawatirkan hal tersebut karena Singapura merupakan negara yang memiliki luas wilayah yang jauh lebih kecil dari Indonesia.

"Nomor 1 itu Singapura karena banyak kemudahan investasi yang mereka tawarkan. Akan tetapi, dengan luas wilayah yang sangat terbatas maka kita juga tidak perlu begitu khawatir," kata Luhut.

Menko Luhut Sebut Amerika Serikat Tertarik Relokasi Pabrik Ke Indonesia

Salah satu negara yang diutarakan mantan Dubes Singapura tersebut adalah Amerika Serikat. Luhut mengaku bahwa dirinya telah berbicara dengan tim dari Presiden AS Donald Trump terkait dengan rencana relokasi perusahaan AS ke Indonesia.

"Saya bicara dengan pembantu Presiden Trump dan dirinya menyambut positif relokasi beberapa industri yang mereka tanam ke Indonesia. Itu menjadi pembicaraan yang baik," kata Luhut.

"Saya juga masih berkomunikasi dengan pembantu presiden di sana supaya proyek ini dapat berjalan dengan baik," lanjut Luhut.

Hal lain yang memungkinkan untuk dilakukan kerjasama yaitu pengadaan alat kesehatan untuk penanganan COVID-19. Hal disebabkan oleh Indonesia yang telah dapat memproduksi PCD, rapid test kit dan hal lainnya terkait penanganan COVID-19.

"Karena kita mengalami masa COVID-19 ini bersama-sama, mereka juga kerepotan untuk masalah kesehatan ini sehingga Presiden Jokowi meminta unutk mengembangkan produk didalam bidang ini termasuk juga industrinya," katanya.