Sabtu, 28 Desember 2019

Depo Bangunan Ekspansi Bisnis Ke Bandar Lampung

Perkembangan dunia properti dari tahun ke tahun terus meningkat. Hal ini terjadi seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan rasio perkembangan jumlah penduduk di Indonesia. Pembangunan juga terus berkembang dan tersebar dimana-mana bahkan hingga pelosok daerah di Indonesia.

Begitu juga dengan perkembangan infrastruktur. Inilah yang menjadi penanda bahwa kebutuhan akan bahan bangunan berjalan beriringan dengan proses pembangunan dan pengembangan sebuah wilayah.

Menurut data dari REI, kebutuhan akan rumah di Indonesia dalam satu tahun adalah sekitar 700 ribu unit rumah sedangkan kesanggupan pengembang untuk membangun adalah hanya 20 persen dari total kebutuhan sehingga sisanya dibangun secara pribadi-pribadi atau sekelompok orang.

Depo Bangunan Ekspansi Bisnis Ke Bandar Lampung

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Depo Bangunan mengembangkan gerai yang mereka miliki ke beberapa titik yang selama ini masih sulit memperoleh pasokan bahan bangunan.

Adapun gerai dari Depo Bangunan yang baru diresmikan adalah gerai Depo Bangunan yang berada di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung.

"Bandar Lampung menjadi pilihan ekspansi berikutnya karena merupakan kota terbesar dan terpadat ketiga di Sumatera," kata Kam Ketting, Dirut Depo Bangunan.

Depo Bangunan Bandar Lampung ini akan menempati lahan seluas 8.200 meter persegi yang berlokasi di Jl. Soekarno Hatta No. 09 RT 010/LKII, Kelurahan Sukarame, kecamatan Sukarame, Bandar Lampung.

Kam menjelaskan bahwa secara geografis, Bandar Lampung menjadi pintu gerbang utama dari Pulau Sumatera tepatnya kurang lebih sekitar 165 km sebelah Barat Laut Jakarta sehingga memiliki peranan penting dalam jalur transportasi darat dan berbagai aktivitas bisnis, ekonomi dan perindustrian dari Jawa menuju Sumatera ataupun sebaliknya.

"Sejalan dengan pembangunan yang berkembang dengan pesat, tentunya kebutuhan akan bahan bangunan juga akan semakin dibutuhkan. Depo Bangunan melihat potensi besar tersebut," jelas Kam Kettin.